SELAMAT DATANG DI PUSAT INFORMASI DAN DOKUMENTASI POLSEK BALIKPAPAN BARAT, KAMI SIAP MELAYANI ANDA, APABILA ANDA MEMBUTUHKAN KAMI HUBUNGI CALL CENTER 110 ATAU (0542) 422 392 ATAU SMS HOTLINE 0852-5448-9786

Senin, 17 Mei 2010

Perkelahian berdarah di Jl. 21 Januari

BALIKPAPAN-Perkelahian berdarah terjadi lagi di kota ini, yakni di Jl 21 Januari, Kampung Baru Tengah, Balikpapan Barat. Tiga pemuda, Andi alias Apol (24), Agus (25) dan Eri (24), semuanya warga Jl 21 Januari RT 1, Balikpapan Barat, terlibat perkelahian seru hingga berujung penikaman. Dalam kejadian itu, Apol menikam Agus hingga korban roboh dan dilarikan ke RS Restu Ibu karena menderita luka tikam serius di lengan. Kejadiannya Kamis (13/5) malam sekitar pukul 22.00 Wita.



Apol kesehariannya sebagai nelayan itu nekat menikam Agus dengan alasan membela Eri, temannya. Berdasarkan data yang dikumpulkan Post Metro, malam lalu sekira pukul 21.00 Wita di kawasan Jl 21 Januari RT 1, Balikpapan Barat, Agus berkelahi dengan Eri. Agus saat itu sedang mabuk memukuli Eri. Apol yang kebetulan berada tak jauh dari kejadian mencoba menghampiri keduanya ingin melerai sekalian membela Eri yang merupakan temanya.

Rupanya niat Apo disambut dingin Agus. Bukannya mendengar upaya Apo melerai perkelahian, Agus malahan balik menantang Apol. Bahkan Apol menerima bogem mentah yang dilayangkan Agus. “Saya bela teman saya (Eri) kok malah dipukulin, maksud saya mau melerai,” kata Agus di hadapan petugas Polsekta Balikpapan Barat.

Merasa tertekan, saat itu Apol mengaku memilih kabur.”Saya lari coba menjauh,” terang pria asal Kolaka Sulsel itu. Apol sendiri berdalih, bahwa dibalik bajunya ada sebilah pisau yang selalu ia bawa. Pisau itu ia akui bukan untuk digunakan melukai Agus melainkan ia peruntukan berjaga-jaga jika saja Agus terus menyerangnya.

Namun, rencana Apol ternyata bukan sebagaimana yang ia bayangkan. Saat kembali berhadapan, Apol yang tersulut emosinya langsung melayangkan ayunan pisau hingga akhirnya mengenai lengan korban. “Saya ndak ada niat mau menusuk, saya cuma mau jaga diri karena saya merasa terancam,” jawabnya. Terkena tikaman pisau, Agus pun lantas roboh.

Melihat korbannya terluka Apol lantas mengindar. Namun selang beberapa lama, pelaku akhirnya berhasil diringkus Unit Buser Reskrim Polsekta Balikpapan Barat sementara korban langsung dilarikan menuju Unit Instalasi Gawat Darurat rumah sakit Restu Ibu Balikpapan. Kapolsekta Balikpapan Barat AKP M Rizal Muchtar SH SIK menuturkan bahwa saat ini tersangka usai diamankan telah menjalani pemeriksaan intensif. “Tersangka masih kita periksa,” kata Rizal, Jumat (14/5) kemarin.

Lanjut Rizal, terkait motif tersangka melakukan penikaman pihaknya belum dapat menyimpulkan.”Masih kita dalami, apalagi korban belum dapat kita mintai keterangan,” imbuhnya. Akibat perbuatannya tersangka Apol dikenai pasal 351 KUHP dan pasal 2 UU Darurat NO 12 tahun 1950 dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. “Kita jerat pasl penganiayaan dan undang-undang darurat lantaran membawa sajam,” tutup Rizal.(metrobalikpapan)

Poskan Komentar


"Mohon Isikan Saran dan Komentar Anda, Untuk Tugas Kami ke Depan Agar Lebih Baik"